Taklim Komite; Menuju Rumah Tangga Harmonis
Assalammualaikum warohmatullahi wabarokatuh.
Maaf lama tidak menyapa. Sebenarnya sudah beberapa bulanan ini Komite Paud Sekolah Alam Ar Ridho mengadakan taklim dua pekanan yang digelar pada hari Kamis. Alhamdulillah acara taklim ini bisa diselenggarakan karena salah satu pengurus Komite merupakan murobbiyah yang telah malang melintang memberikan kajian ke berbagai tempat, ibunda Nurul Fadhillah.
Lewat beliau, kami bisa belajar dan diingatkan betapa sebagai orangtua kami harus selalu menimba ilmu agar semakin kaya wawasan dan hati. Pada hari Kamis, 16 November 2017, alhamdulillah kami mendapat kesempatan untuk belajar tentang rumah tangga harmonis dari seorang murobbi sekaligus motivator penikahan, Baba Ali.
“hati yang bersih, lisan yang banyak berdzikir, pasangan sholih/ sholihah yang membantu urusan dunia dan agama adalah sebaik-baiknya kekayaan manusia di dunia.”
Dari hadits tersebut, Baba Ali menyampaikan jika untuk membangun sebuah rumah tangga harmonis bisa dicapai jika kita melakukan tiga hal berikut ini;
Pertama, selalu biasakan hati kita untuk senantiasa bersyukur. Dalam hal ini bersyukur atas nikmat yang Allah beri lewat pasangan kita. Bersyukur terhadap pasangan itu bukan hanya mensyukuri kelebihannya, namun juga mensyukuri kekurangannya.
Kedua, perbanyaklah berdzikir. Seringkali ketika ada masalah dalam rumah tangga, kita sibuk mencari teman curhat agar bisa dapat solusi. Namun ternyata tidak semua teman bisa memberikan solusi yang tepat, malah terkadang semakin menyulut emosi negatif. Oleh karenanya, berhati-hatilah memilih teman curhat. Ada baiknya jika menyangkut urusan rumah tangga, berkonsultasi dengan ahlinya, misal psikolog, konselor pernikahan atau ustadz/ ustadazah agar mendapat jalan keluar yang sesuai. Lebih dari itu, lebih banyak perbanyak berdzikir agar hati tenang. Jika masalah dalam rumah tangga semakin pelik, cek kembali apakah sholat dan ngaji kita sudah benar?
Ketiga, jadilah pasangan sholih/ sholihah yang selalu mendukung baik urusan dunia dan akhirat. Kalau kita sudah sering mendengar tentang jika ingin punya anak sholih, maka jadilah ortu yang sholih terlebih dulu. Maka hal ini pun berlaku dalam pernikahan. Jika ingin memiliki pasangan yang sholih, maka jadilah istri/ suami yang sholih terlebih dahulu. Jangan menunggu perubahan dari pasangan, awali dari diri sendiri, yakinlah pasangan akan mengikuti.
Baba Ali menutup kajian siang itu dengan mengingatkan para ibu yang hadir bahwa mengurus laki-laki itu memang susah-susah gampang. Bagaimana pun laki-laki diciptakan dengan ego yang lebih tinggi dari wanita. Maka jika ingin pendapatnya didengar, dan menghindari konflik dengan suami, puaskan egonya terlebih dahulu.
Rumah tangga harmonis bukanlah rumah tangga yang tanpa konflik, namun rumah tangga yang baik suami dan istrinya mau terus belajar dan memperbaiki diri dalam mengatasi semua konflik yang ada. Semoga keluarga kita termasuk ke dalam rumah tangga harmonis yang sakinah, mawaddah warohmah. Aamiin.
Wassalammualaikum warohmatullahi wabarokatuh.






Comments
Post a Comment